Search

meisebelas

Iri

Terkadang iri

melihat manusia manusia lain

bisa mencinta sebegitu dahsyatnya

.

sementara aku

mengerti pun tidak

mencari apalagi

.

Mereka yang beruntung

saling mencinta

menikmati segala sensasi nya

.

hingga kini

saat kutulis kalimat ini

aku masih terpuruk

masih tak mampu menafsirkan cinta

masih menyalahkan hati yang beku

.

jujur

aku iri

iri pada kalian…

Advertisements

Nostalgia

Degup jantung ku makin terpacu

malam itu kurasa semesta pun mendukung

.

Kamu yang telah lama hilang

kini tepat di depan mata ku

masih seperti dulu

membuat pandanganku tak bisa berpaling

.

Aku yang selalu kehabisan kata

dan kamu dengan tawa riang

.

Semuanya sudah sempurna

tapi rasa itu tak lagi berbunga

aku bahagia menghabiskan malam ku bersama mu

tapi tak lagi sama rasanya

.

Mungkin

ini hanya nostalgia rasa

aku seperti bisa merasakannya

tak mungkin bagiku jadi tempat mu bersandar menceritakan hari lelah mu

.

Mungkin

ini hanya klarifikasi untuk apa yang kita tinggalkan semenjak lama

.

Dengan malam ini

kita meyakinkan hati

tak lagi rasa itu

tak lagi kembali berharap

.

Semoga jalan kita tidak saling menyimpang lagi

hingga terluka hatimu

karena indah senyum mu malam ini

hanya itu yang ingin kukenang

lebih baik, mungkin

Pernah merasa

Lebih baik sendiri

Tak butuh cinta

.

Dulu dan sekarang pun masih sama

bahkan setelah berkali kali mencoba

.

Pernah ku jatuh hati

tapi hidupku seperti terusik

.

Pernah ku menjalin kasih

tapi kebebasan ku direnggut

.

Aku menyerah

.

Sendiri terkadang sepi

memang

tapi sepertinya aku di ciptakan seperti ini

.

Konyol

lagi lagi menyalahkan takdir

hanya sekedar aku tak ingin terdengar aneh

.

Kalau kau tanyakan padaku sekarang

YA

LEBIH BAIK SENDIRI

Terlalu rumit

Tadi sempat termenung

lucu bermimpi dengan mata terbuka

.

Berandai andai

tentang keputusan di masa lalu

apa jadinya jika yang kuputuskan berbeda

.

Pernah berfikir

kalau memang semuanya sudah ditakdirkan

lalu semua pilihan yang dibuat sebenar nya sudah ditentukan juga

.

Lantas

kenapa keberuntungan begitu diagungkan ?

kenapa kesialan selalu rasa neraka

aneh ya ?

sedikit tentang jemu ku

Sering mendapati diri

tak mampu berkata

tak tahan tuk saling tatap

.

Sering mendapati diri

bermain dengan tulisan

tertunduk pada kumpulan kalimat

.

Berteman denganku kau harus tau

aku pengamat dalam diam

Berteman denganku kau harus mengerti

rasa ku torehkan tak kusampaikan

.

Berteman dengan ku begitu menjemukan

tapi setidak nya kau mengenalku

Jahat

Aku jahat

untuk setiap ke apatisanku

.

Aku jahat

untuk setiap rindumu yang teracuhkan

.

Aku jahat

untuk masa depan kita

.

Aku jahat

untuk berfikir semua akan baik

.

Aku jahat

untuk mencinta

.

seperti memang dilahirkan untuk menjadi Bajingan seutuhnya

mencoba menulis kembali

Lama sudah kutinggalkan

pikiran mengambang

hati membuncah

jari lincah di tuts QWERTY

Entah

kadang ketika bahagia seakan melumpuhkan ketajaman ku

melupakan semua kebahagiaan menulis untuk mu

yang sampai sekarang tak ku mengerti siapa

Mungkin

aku berbicara untuk Cinta

rasa agung tanpa penjelasan

atau sekedar pelampiasan pikiran kacau

Tapi

aku bahagia untuk itu

Biarlah

akan kutulis lagi keluh kesah ku

tak perlu kau baca

karena aku tak butuh pikiran mu tentang rendah nya aku

Terima kasih

untuk semua rasa

begitu berwarna . . . sepertinya

Sedikit kata pisah

Langit akan tetap biru

Laut akan tetap biru

Ada dan tanpa mu

.

Kini 

Sadar ku berdiri sendiri 

.

Menanti persimpangan jalan 

Memulai kisah baru

Bersama senyum baru 

.

Terima kasih 

Untuk waktu

Untuk cinta 

Selalu . . .

Sedikit ruang nafas

Ternyata…

Benar kata nya “badai pasti berlalu”

.

Ternyata…

Aku mampu

Meninggalkan kenyamanan 

.

Butuh waktu sedikit lama untukku

Memutar logika

Memaksakan hati 

.

Tidak sayang…

Tidak untuk membenci mu 

Tapi…

Memberikan ruang untuk kita bernafas

Memberikan jarak untuk hati

Memberikan gambaran arti perpisahan

.

Aku mencintai mu 

Kau spesial 

Selalu

Powered by WordPress.com.

Up ↑